Ekspor Ikan Pindang dan Patin Targetkan AS dan Eropa

ikan indonesia
Ikan Indonesia
Siapa yang tidak kenal ikan patin dan pindang yang termasuk dalam hasil laut Indonesia yang cukup terkenal dan berperan penting dalam perekonomian karena konsumsi dalam negeri akan ikan patin dan pindang semakin lama semakin meningkat.

Dan saat ini pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan akan berusaha untuk menembus pasar hingga ke luar negeri terutama ke Amerika Serikat dan juga pasar Eropa. Sebagai informasi, selama ini hanya ada 3 jenis ikan yang terus diusahakan oleh pemerintah kita untuk dapat menembus pasar luar, yaitu ikan pindang, patin, dan juga ikan bandeng. Di lain pihak, di wilaya Sumatera Utara juga terdapat jenis ikan teri yang akrab disebut teri Medan yang sudah dilirik untu dapat digenjot juga hingga dipasarkan ke mancanegara. Dan sebagian sudah diekspor ke berbagai negara tetangga.

Seperti yang diutarakan Saud Hutagulung dari pihak Dirjen Pengolahan serta Pemasaran Hasil Perikanan mengatakan bahwa negara yang menjadi target pemasaran adalah China, Jepang, Amerika Serikat, dan juga Uni Eropa.

Ia mengatakan "Tujuan utama pemasaran bandeng adalah Amerika Serikat, dan target lainnya adalah Timur Tengah dan Afrika. Dan Tren pasar terlihat terus meningkat", ungkapnya.

Dari sisi lain, pemerintah masih membatasi bahwa hasil ikan yang akan diekspor hanya sebesar 30% saja dari total produksi selama satu tahun. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan konsumsi dalam negeri tetap menjadi prioritas yang dalam hal ini berada diangka 70%.

Pemerintah juga tidak tanggung-tanggung dalam mewujudkan masyarakat yang gemar makan ikan, terbukti dari anggaran sebesar Rp. 600 juta yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka penyediaan ratusan cold storage yang diperuntukkan kepada industri pengolahan ikan di berbagai wilayah.

Permasalahan di Sektor Ekonomi Indonesia

Sektor Ekonomi Indonesia - Menurut Presiden, dalam sistem ekonomi kapitalisme belum terdapat unsur keadilan. Maka dari itu dalam masa pemeritahannya beliau tidak menyerahkan sepenuhnya ekonomi ke mekanisme pasar. Kepala negara yang telah menjabat selama dua periode berturut - turut ini mengungkap bahwa beliau berkeyakinan kuat untuk tidak akan menyerahkan ekonomi sepenuhnya ke pasar. Menurutnya kondisi pasar belum terlalu bagus untuk menjalankan tugas berat tersebut. Dan dapat dilihat dimana pun contohnya ketika strategi itu diterapkan pasti menemui kegagalan. Pernyataan tersebut diutarakan saat bersilatuhrahmi dengan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin ( 4/11/2013 ). 

Rp. 1,1 Triliun Diserap Antam Untuk Belanja Modal


PT. Aneka Tambang Tbk ( Antam ) telah menggunakan dana belanja modal sebesar Rp. 1,1 triliun pada semester I tahun 2013, hal ini sudah memakan 18,48 % dari total alokasi dana di tahun ini yang besarnya mencapai Rp. 5,95 triliun.

76 persen dari belanja modal atau Capital expenditur/capex akan dipakai untuk pengembangan, 16 persennya untuk investasi rutin, dan sisanya akan ditangguhkan terkait dengan kegiatan eksplorasi yang diungkapkan oleh Antam Tato Miraza, Direktur Utama PT Aneka Tambang, Tbk.

“Realisasi capex semester I-2013 merefleksikan fase Perusahaan yang dalam kondisi tengah mengalami pertumbuhan. Kami memiliki komitmen kuat untuk tetap bertumbuh dengan tetap memperhatikan prinsip prudent dalam merealisasikan proyek-proyek pengembangan yang bersifat hilir dan melakukan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan nilai pemegang saham di tengah kondisi harga komoditas sekarang ini yang sedang bergejolak tidak baik,” tandasnya pada kamis kemarin saat acara keterbukaan informasi.

Kegiatan Antam yang berpengaruh pada alokasi capex adalah dana yang digunakan untuk perluasan pabrik FeronikelPomalaa ( P3FP ) hal ini dilakukan pada 6 bulan pertama dan memakan biaya sebesar Rp 322 Miliar dan pengembangan Proyek Feronikel di Halmahera Timur dengan total biaya yang dibutuhkan sebanyak Rp. 200 miliar.

Penggunaan dana rutin yang lain untuk capex adalah digunakan bisnis pertambangan (UBP) emas dengan biaya belanja modal terbesar yaitu Rp 105 Miliar, unit bisnis pengolahan pemurnian ( UBPP ) Logam mulai sebesar Rp 24 Miliar dan 17 Miliar yang dialokasikan untuk UBP Nikel Sulawesi Tenggara. 

Tato Miraza mengecap bahwa akibat rendahnya serapan capex pada semester I-2013 dikarenakan perseroan menerapkan program efisiensi yang berfokus pada keyinitiatives serta realisasi di proyek P3FP danproyek Feronikel Halmahera Timur. Terhadap dua proyek tersebut, perseroan masih memfokuskan terhadap pekerjaan awal.

Sampai dengan akhir Juni 2013, konstruksi proyek-proyek utama Antam masih sesuai dengan yang dijadwalkan. Dan proyek yang dimaksud dalam hal ini adalah Chemical GradeAlumina (CGA) Tayan, proyek Feronikel Halmahera Timur, proyek perluasan pabrik FeronikelPomalaa, yang juga mencakup pembangunan PLTU Pomalaa.

Proyek CGA akan melaksanakan Konstruksi proyek dan hasil CGA Tayan saat ini telah mencapai 95 persen, sedangkan proyek Feronikel Halmahera Timur konstruksinya bisa dibilang baru ‘bayi’ yaitu sebesar 5 persen, dan perluasan pabrik FeronikelPomalaa saat ini sudah mencapai 27 persen per akhir Juni 2013.

Sistem Perekonomian Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda

Sistem perekonomian Indonesia pada masa penjajahan belanda

Sistem Perekonomian Indonesia - Memang ada sedikit perbedaan yang cukup menjadi perhatian kita mengenai sejarah sosial dan sejarah politik di Indonesia dibanding dengan sejarah perekonomian Indonesia pada masa silam. Perbedaan itu terlihat dari kurangnya para peneliti ekonomi dan sejarahwan dalam mempelajari sejarah ekonomi khususnya pada masa kolonial Belanda. Padahal di negara-negara bagian Asia Selatan banyak sekali dilakukan penelitian mengenai pengaruh kekuasaan kolonial Belanda terhadap situasi ekonomi di saat mereka masih berkuasa di beberapa negara tersebut.

Sebagai contoh di negara India. Menurut berbagai laporan penelitian dalam hal sejarah perekonomian India, ternyata kebijakan – kebijakan ekonomi di India saat ini banyak juga dipengaruhi oleh hasil studi ekonomi pada saat Belanda masih menguasai India. Ternyata terdapat berbagai dampak positif dari hasil penerapan menurut hasil penelitian tersebut. Mungkin hal ini bisa menjadi contoh bagi bangsa kita khususnya bagi para ekonom dan peneliti ekonomi untuk bisa mempelajari sejarah ekonomi bangsa kita lebih mendalam lagi.

Permasalahan Pokok Ilmu Ekonomi Regional

Permasalahan Pokok Ilmu Ekonomi Regional - Setiap ilmu pengetahuan mempunyai permasalahan sendiri yang selanjutnya akan dipecahkan. Sebagaimana diungkapkan oleh Case and Fair (2003) ilmu ekonomi yang tradisional mempunyai 3 pernyataan pokok yang mendasar dan perlu dijawab yaitu :

1.    WHAT
Permasalahan pertama adalah manyangkut dengan apa (what) yang akan diproduksi. Dari sini muncul permasalahan produksi yang merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu ekonomi.

2.    HOW
Permasalahan kedua adalah menyangkut dengan pernyataan bagaimana (how) barang tersbut diproduksi. Pertanyaan ini menimbulkan masalah penggunaan dan mendorong kegiatan produksi. Termasuk dalam pertanyaan ini adalah teknologi produksi bagaimana sebaiknya digunakan, apakah padat karya (Labor Intensive) atau padat modal (Capital Intensive).

3.    WHO
Pertanyaan ketiga adalah siapa (who) yang akan menggunakan hasil produksi tersebut yang menyangkut dengan aspek alokasi dan pemasaran hasil produksi.

Selanjutnya ilmu Ekonomi yang lebih modern mencoba pula menjawab pertanyaan tambahan lainya :

-    Kapan (When) Sebaiknya barang tersebut di produksi. Hal ini mendorong pula munculnya analisa ekonomi yang bersifat dinamis.

-    Namun demikian, pertnyaan yang sangat realistis tetapi belum dapat dijawab oleh Ilmu Ekonomi tersebut adalah dimana (Where) kegiatan itu harus dilakukan dan unutk memenuhi permintaan dimana? Pertanyaan ini sangat penting artinya Karena kondisi geografis dan tingkat upah buruh pada umumnya sangat bervariasi antara wilayah sehingga pemilihan alokasi juga menentukan tingkat efisiensi kegiatan produksi dan distribusi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, para ahli Ekonomi Regional mencoba memuaskan unsure lokasi dan tata ruang ke dalam analisa ekonomi. Hal ini selanjutnya mendorong timbulnya analisa Ekonomi Regional yang memfokuskan pembahasanya pada pengaruh lokasi dan tata ruang dalam pengambilan keputusan bidang ekonomi dan bisnis.

Setelah membahasa permasalahan ekonomi regional yang mana di dalamnya juga menjelaskan adanya ruang dalam analisa ekonomi, dan kita juga harus mengetahui peranan – peranan apa yang harus dipenuhi oleh ruang dalam analisa. Naaaah.. kita akan dapat informasi di bawah ini.

Peranan Ruang dalam Analisa Ekonomi

    Tidak dapat disangka bahwa adanya ruang (space) adalah merupakan kondisi yang nyata dan berlaku disemua Negara. Lebih labih lagi pada Negara yang mempunyai luas daerah cukup luas dan sangat bervariasi geografinya, aspek ruang menjadi sangat penting sekali dalam analisa ekonomi. Pada Negara yang demikian, pengambilan keputusan ekonomi perlu mempertimbangkan keuntungan lokasi dan pengaruh ruang ini secara eksplisit agar keputusan yang diambil realistis dan tidak salah. Hal ini tidak hanya berlaku pada Analisa Ekonomi Mikro.

Aspek ruang muncul dalam Analisa Ekonomi Regional dalam berbagai bentuk. Dalam analisa yang bersifat mikro, unsure ruang muncul dalam bentuk analisa lokas perusahaan (unit produksi), luas areal pasar, kompetisi antar tempat (Spatial Competition) dan penentuan harga antar tempat (Spatial Pricing). Sedngkan dalam analisa yang bersifat makro, unsure ruang ditampilkan dalam bentuk Analisa Konsentrasi Industri, Mobilitas Investasi, dan Faktor Produksi Antar Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Regional (Regional Growth), Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah (Regional Disparity) dan Analisa Pusat Pertumbuhan (Growth Poles). Walaupun untuk aspek tertentu sebenarnya wilayah juga dianalisa dalam Ilmu Ekonomi, tetapi kerangka analisa maupun kesimpulan yang dihasilkan adalah sangat berbeda. Karena itulah, dewasa ini Ilmu Ekonomi Regional telah dapat dianggap sebagai ilmu tersendiri dan merupakan cabang dari ilmu ekonomi secara keseluruhan.

Untuk dapat menghasilkan Analisa Ekonomi Regional yang kongkrit dan terukur, unsure ruang dapat ditampilkan dalam variable ongkos angkut yang sangat dipengaruhi oleh jarak yang ditempuh. Sedngkan jarak dianalisa umumnya dari lokasi bahan baku ke lokasi pabrik dan selanjutnya ke pasar, maupun dari daerah pemukiman ke pasar atau tempat kerja. Ongkos angkut tersebut dapat mempengaruhi biaya produksi maupun harga jual hasil produksi di pasar. Karena itu, variable ongkos angkut akan mempengaruhi penentuan produksi optimal (producer Equilibrium) maupun daya saing produk di pasar (Spatial Competition).

Variabel selanjutnyayang juga dapat mewakii unsure ruang dalam Analisa Ekonomi Regional adalah perbedaan struktur dan potensi social-ekonomi antar wilayah. Perbedaan karakteristik wilayah ini merupakan hal yang bersifat lumrah (natural) dan terjadi diseluruh Negara, baik yang sudah maju maupun edang berkembang. Hal ini dapat terjadi karena peredaan kandungan sumberdaya alam, tingkat kesuburan tanah maupun kondisi social budaya adalah struktur demografi dan tingkah laku masyarakat yang umumnya sangat bervariasi antar wilayah. Perbedaan struktur dan potensi wilayah ini sangat mempengaruhi analisa pertumbuhan ekonomi regional, analisa ketimpangan ekonomi antar wilayah dan analisa Pusat Pertumbuhan. Selanjutnya variable ini tentunya juga akan sangat mempengaruhi formulasi kebijaksanaan pembangunan dan perensanaan wilayah.

Variable lain yang juga sangat penting artinya dalam analisa Ekonomi Regional adalah Interaksi Sosial-ekonomi Antar Wilayah (Spatial Interaction). Interaksi antar wilayah ini dapat terjadi dalam 4 bentuk yaitu:

a.    Perdagangan antar daerah
b.    Perpindahan tenaga kerja atau migrasi
c.    Lalu lintas modal dan
d.    Distribusi inovasi antar wilayah (Spatial Distribution of Innovation).

Ketiga unsure pertama dapat diukur dengan menggunakan data yang tersedia, sedangkan unsure keempat memerlukan teknik pengukuran tersendiri dengan menggunakan metode statistic tertentu. Variable interksi social-ekonomi antar wilayah ini juga sangat penting artinya dalam analisa pertumbuhan ekonomi regional serta formulasi kebijaksanaan dan perencanaan pembangunan wilayah sebagai mana sudah disinggung di atas.

Faktor Globalisasi Ekonomi Dunia

Globalisasi Ekonomi – Dewasa ini tidak ada satu Negara pun yang tidak melakukan hubungan ekonomi dengan Negara lain. Hubungan ekonomi tersebut dapat berupa hubungan dagang maupun kerja sama ekonomi lainya. Hubungan ekonomi antarbangsa semakin meluas ke segala penjuru dunia, dan ini disebut Globalisasi Ekonomi. Globalisasi ekonomi dapat diartikan sebagai proses menyatukan kegiatan ekonomi antarnegara yang terjadi di dunia.


Pengaruh Industri Game Online Terhadap Ekonomi Indonesia


Ekonomi Indonesia - Dalam perkembangan pembangunan ekonomi indonesia banyak unit-unit usaha dan industri yang turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi indonesia. Beberapa dekade sebelumnya permainan elektronik yang sering dinamakan game banyak orang mengasumsikan dengan bersenang-senang. Akan tetapi, banyak aspek lainnya yang dapat ditelusuri dari dunia game ini misalnya dari sisi aspek pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga yang paling menrik untuk diperbincangkan adalah dari sisi dunia bisnis. Hal itulah yang akan kami coba bahas dalam artikel ini tentang Pengaruh Industri Game Online Terhadap Ekonomi Indonesia.

Perkembangan Industri Game Online di Indonesia serta Pengaruhnya terhadap Ekonomi Indonesia

Perkembangan Industri Game Online di Indonesia sangat pesat. Mulai dari tahun 2010 yang lalu sudah diprediksi akan menghasilkan sekitar 400 game baru dari 42 pengembang yang sudah ada saat itu, kenyataannya saat ini di awal tahun 2013 terbukti sudah ada lebih dari 900 game yang dibuat dan dikembangkan oleh lebih dari 100 developer game. Perkembangan Game Online di Indonesia yang begitu pesat ini sayangnya masih belum mampu menyaingi industri Game Online di luar negeri. Salah satu permasalahan klasik yang dihadapi industri Game Online Nasional adalah proses pembuatan design game atau perancangan model game. Proses inilah yang merupakan proses yang sangat penting dalam perkembangannya karena desain game yang bagus akan menjadi media yang sangat efektif untuk berbagai bidang. Bukan hanya dalam hal hiburan, tetapi juga pendidikan, pemasaran, bisnis, maupun riset dan pengembangan. Sehingga Industri Game Online dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi indonesia.

Pondasi Kemajuan Game Online di Indonesia 

Pada dasarnya industri Game Online memang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Lebih-lebih karena game online ini menyasar segmen dari remaja hingga dewasa yang selalu berganti-ganti generasinya. Namun, apakah kita sadar jika sekarang ini industri game online hanya para gamer saja yang mendapatkan perhatian dari publisher game online. Sedangkan Game Plaza / Game Centre sebagai partner dari publisher justru sebaliknya. Namun ini peluang bisnis yang ditangkap oleh salah satu publisher / developer game online yang sangat peduli terhadap perkembangan bisnis industri game online adalah Asiasoft. Dengan komitmennya untuk memajukan industri game online tersebut, Asiasoft mensosialisasikan program cybercafe. Ini merupakan program bagi pemilik warnet game online (gameplaza / game centre) yang tujuan utamanya adalah menyediakan servis/pelayanan kepada pelanggan game online di seluruh Indonesia. Karna banyak warnet game online bangkrut bukan karena pelayanan publisher game online yang tidak baik namun lebih pada pengelolaan dan pelayanan customer yang sangat minim dirasakan oleh para gamers ketika bermain di warnet game online biasa.  Hal ini sangat berpengaruh dalam perkembangan dan pertumbuhan Industri Game Online Terhadap Ekonomi Indonesia pada umumnya.

High Profit Industri Game Online di Indonesia

Sebut saja diantaranya pengusaha warnet game online terbesar saat ini RitteR Cyber Cafe yang beralamat di Tanjung Duren Utara III F Blok C No. 92 Jakarta Barat (Belakang Citraland dan Untar 2) ini adalah bukti kesuksesan dari sebuah Industri Game Online yang dapat menghasilkan Nett Profit yang maximal sehingga secara tidak langsung berdampak positif dalam pertumbuhan ekonomi indonesia, dengan keberadaan Ritter Cyber Cafe selain memberikan pelayanan terbaik pada gamers yang menikmati Game Online di lokasi tersebut Ritter Cyber Cafe juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi kelangsungan bisnis ini..luarr biasa..

Salah satunya lagi seperti P100 Game Plaza yang beralamat di Jl. Moh. Hatta No. 13. RT 01/RW 02 Limau Manis Kampus UNAND Padang Sumatera Barat. Menurut Rizaldy Owner dari P100 Game Plaza sejak tahun 2005 beliau menjalankan bisnis ini "Kini  warnet Game Centre  yang kami kelola (Warnet Organizer) sudah hampir 120 Game Plaza se-Sumatera Barat dan diprediksi Bisnis game online di Indonesia dalam tiga tahun hingga lima tahun ke depan masih akan terus berkembang seiring dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses internet  dan Bisnis ini hasilnya sangat menjanjikan jika dikelola dengan manajemen yang baik". Tidak sedikit dampak ekonomi yang diberikan oleh P100 Game Plaza ini, dengan hampir 25 orang karyawan yang bekerja di perusahaan ini sudah menjadi bukti bahwa game online jika dikelola dengan manajemen dan pelayanan yang baik akan menjadi sebuah usaha yang dapat memberikan dampak positif dalam ekonomi indonesia.
 Masih banyak lagi diselurih penjuru nusantara ini para pengusaha-pengusaha muda yang berkecimpung dalam pelayanan Industri Game Online yang notabene mereka juga turut andil dalam memicu pertumbuhan ekonomi indonesia.






Inilah Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2013

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2013 - Jika diartikel sebelumnya kami sudah menuliskan sedikit informasi mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ada diperingkat dua dunia, maka pada artikel kali ini yang juga masih berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tentunya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi khususnya di tahun ini, tentu terdapat beberapa tantangan dalam menjalankannya. Meskipun demikian, untuk memacu semangat dan keyakinan akan bangkitnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, mari kita simak sebuah gambaran berupa patung Krishna dan Arjuna yang dibangun tengah tengah kota Jakarta, merupakan karakter sentral dalam Mahabharata, kisah sejarah India. Mereka berada di dalam sebuah kereta yang ditarik oleh 11 kuda dengan kecepatan penuh.


Strategi Peningkatan Ekonomi Pembangunan di Indonesia

Ekonomi Pembangunan - Kemarin kita sudah membahas tentang dua fakultas ekonomi terbaik di Indonesia. Nah, kali ini kami memuat artikel tentang ekonomi pembangunan, khususnya ekonomi pembangunan di Indonesia.

Menghitung atau mengukur suatu ekonomi pembangunan di Indonesia tidak hanya bisa sekedar melihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan pertumbuhan ekonomi yang di dapatkan negara Indonesia. Karena hitung-hitungan PDB dan besaran pertumbuhan ekonomi adalah hitung-hitungan yang terjadi di permukaan, tidak melihat aspek menyeluruh pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang di dapatkan oleh masyarakat.


Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro serta Masalahnya

Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro - Sesuai judul di atas, sebelum  kita bahas lebih jauh tentang permasalahan yang ada dalam ruang lingkung ekonomi mikro maupun ekonomi makro, kami akan sedikit menyimpulkan kembali tentang 3 model analisis ekonomi yang telah kami tulis pada artikel kami sebelumnya. Mengingat hal ini cukup penting untuk dipahami.

Anda masih ingat bukan tentang apa itu ekonomi deskriptif ? Yaitu merupakan satu bagian dari ilmu ekonomi yang menjelaskan tentang kondisi kegiatan ekonomi di suatu daerah atau negara dalam masa tertentu secara apa adanya. Lain halnya dengan ekonomi terapan yang juga termasuk bagian dari ilmu ekonomi yang intinya adalah untuk melakukan pembahasan terhadap  penerapan teori ekonomi di dalam suatu rumah tangga produksi. Satu lagi adalah teori ekononmi, yaitu ilmu yang menganalisa tentang relasi atau hubungan antara beberapa variabel ekonomi. misalnya pola konsumsi yang dipengaruhi oleh kenaikan upah tenaga kerja, dan lain sebagainya.

3 Model Analisis Ekonomi

Analisis ekonomi - Pada artikel sebelumnya kita sudah sama-sama membaca tentang 10 prinsip ekonomi. Nah, seperti yang kita ketahui juga bahwa suatu pengamatan atau studi tentang masyarakat dan individu dalam menentukan pilihan, apakah itu dengan uang atau pun tidak, atau juga dengan menggunakan sumber daya yang ada yang terwujud dalam berbagai teknik dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa lalu mendistribusikannya dalam rangka pemenuhan kebutuhan kondisi adalah definisi dari ilmu ekonomi itu sendiri.

Sehingga dalam penerapan ilmu ekonomi tersebut maka diperlukanlah suatu sistem analisis ekonomi untuk mengelola data dan statistik yang berkaitan proses berjalannya ekonomi itu di masyarakat. Maka muncullah 3 model analisis ekonomi yang sudah umum kita ketahui yaitu ekonomi deskiptif, teori ekonomi, dan ekonomi terapan. Dan berikut ini adalah penjelasannya.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat Kedua Terbaik Dunia

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia – Sesuai data Bank Indonesia telah tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia tahun ini telah mengalami peningkatan sebesar 6,3 persen, dan menjadi pertumbuhan tertinggi kedua di dunia setelah negara China yang sudah mencapai 7,8 persen. Merupakan kemajuan yang sebenarnya dapat dikatakan sebagai kemajuan yang luar biasa.

Analisis Kelayakan Ekonomi Indonesia

Analisis Kelayakan Ekonomi Indonesia - Menganalisa kelayakan ekonomi Indonesia harus dilakukan untuk komponen yang balik modal (cost recovery). Investasi ekonomi dapat dikatakan layak apabila mempunyai kelayakan ekonomi dan keuangan besar dari 10 %. Karena beberapa jenis investasi ada yang berfungsi ganda yaitu sebagai fungsi sosial dan fungsi ekonomi, maka kelayakan dihitung dalam bentuk:

  1. Kelayakan Ekonomi,  yang meliputi semua biaya yang dikeluarkan baik tangible maupun intangible  dan membandingkannya dengan semua manfaaat yang diperoleh baik tangible maupun intangible. Dalam hal ini  semua biaya sesuai dengan rencana dijadikan komponen biaya dan komponen manfaat diperoleh dari tarif atau harga barang/jasa investasi. Kelayakan ekonomi biasanya ditunjukkan oleh EIRR (economic internal rate of return) atau biasanya disebut juga IRR (internal rate of return).