Home » , , » Pengertian Tindakan dan Motif Ekonomi

Pengertian Tindakan dan Motif Ekonomi

pengertian tindakan dan motif ekonomi
Motif Ekonomi - Untuk mempertahankan hidupnya, manusia senantiasa melakukan beberapa tindakan ekonomi. pada zaman prasejarah, manusia purba pergi ke sungai atau laut untuk menangkap ikan demi mendapat makanan. mereka juga membuat berbagai alat yang akan dipakai untuk memudahkan mereka menangkap ikan.

Tindakan-tindakan itu dilatarbelakangi oleh beberapa alasan, diantaranya adalah untuk memenuhi kebutuhan - kebutuhan hidupnya. Dengan latar belakang seperti itu, manusia melakukan sejumlah tindakan untuk memuaskan kebutuhannya, diantaranya dengan memproduksi, mengkonsumsi, dan mendistribusikan barang atau jasa tertentu. Dalam rangka untuk memberikan pemahaman pada kita semua, maka kami menulis artikel yang berkaitan dengan tindakan dan motif ekonomi tersebut.


Pengertian Tindakan ekonomi dan Motif Ekonomi


Telah kita ketahui bahwa setiap manusia harus melaukan tindakan agar hidup makmur dan sejahtera serta kebutuhannya terpenuhi. Untuk memiliki rumah misalya, seseorang harus memiliki tanah, membeli material bangunan, seperti batu, pasir, dan kayu, serta menyewa beberapa tukang bagnunan. Hanya dengan melakukan tindakan tertentu, kebutuhan kita akan bisa terpenuhi.

Segala tindakan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut tindakan ekonomi. Istilah tindakan ekonomi dapat disamakan dengan kegiatan ekonomi. Dan tentang motif ekonomi akan kami jelaskan di bawah nanti.

Dalam kehidupan sehari-hari, tindakan atau kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia sangat banyak. ada dasarnya, tindakan ekonomi dapat digolongkan atas tiga kegiatan besar saja, yaitu :

  • Mengkonsumsi,
  • Memproduksi, dan
  • Mendistribusikan.

Kegiatan mengkonsumsi adalah kegiatan menikmati, menggunakan, atau memanfaatkan barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan. Kegiatan memproduksi adalah kegiatan menghasilkan barang dan jasa yang dihasilkan produsen kepada konsumen. Kegiatan mendistribusikan adalah Kegiatan membawa atau menyampaikan barang dan jasa yang dihasilkan produsen kepada konsumen

Tindakan atau kegiatan ekonomi manusia umumnya didasari pada pertimbangan yang rasional. manusia selalu berpikir tentang begaimana memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya atas tindakan ekonomi yang telah dilakukan. Oleh karna itu, setiap tindakan ekonomi yang dilakukan selalu didasari pada hasil perhitungan yang matang

Motif Ekonomi dan Motif Nonekonomi

Dalam ekonomi, dorongan yang berasal dari dalam diri yang mampu memuat orang melakukan kegiatan ekonomi disebut motif ekonomi. Motif ekonomi itu dapat kita bagi atas tiga bagian, yaitu :


  1. Motif Kegiatan produksi,
  2. Motif Kegiatan konsumsi, dan
  3. Motif Kegiatan distribusi.


Motif yang mendorong orang untuk melakukan berbagai kegiatan adalah motif ekonomi berupa imbalan materi dan motif non-ekonomi yang berupa imbalan non-materi. Contoh motif ekonomi, orang yang bekerja di sebuah perusahaan dan setiap bulan mendapat gaji. Contoh motif non-ekonomi, seorang pekerja sosial yang bekerja untuk sebuah panti asuhan.

Motif Kegiatan Produksi
yang paling banyak mendorong orang untuk melakukan kegiatan produksi adalah motif ekonomi. Namun, ada pula orang yang melakukan kegiatan produksi didorong oleh motif non-ekonomi seperti keinginan untuk membantu orang lain, keinginan untuk mendapat penghargaan dari orang lain.

Motif kegiatan konsumsi
Konsumen mengkonsumsi berbagai macam barang dan jasa untuk memperoleh kepuasan sebesar-besarnya. Sementara itu, motif non-ekonomi yang mendorong konsumen mengkonsumsi barang dan jasa antara lain agar dapat bertahan hidup, agar bisa diterima dengan baik dalam lingkungan masyarakat, dan agar status sosialnya naik di mata masyarakat.

Motif kegiatan Distribusi
Motif distributor menyampaikan barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen adalah untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya. Motif ekonomi seperti ini tidak berlaku untuk semua distributor. Ada distributor yang melakukan kegiatan ekonomi bukan untuk memperoleh laba semata. Contohnya adalah koperasi para petani beras. Koperasi ini membeli pupuk dari perusahaan pupuk dan menjualnya kepada para anggota koperasi(petani) dengan harga murah atau dicicil.
Advertisement:

0 komentar:

Post a Comment