Mengupas Tentang Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter adalah mekanisme dalam mengelola ketersedian mata uang yang dilakukan oleh suatu negara yang memiliki kepentingan tertentu. Contoh tindakannya berupa kontrol inflasi, memutuskan tingkat suku bunga, bahkan yang berhubungan dengan sistem perbankan di negara tersebut.

Sebenarnya semua sistem yang dilakukan ini bertujuan untuk tercapainya keseimbangan internal dan eksternal serta terpenuhinya tujuan ekonomi makro. Dalam keseimbangan internal terdapat beberapa poin penting seperti perkembangan ekonomi yang tinggi, terjaganya kondisi harga dan keadilan pembangunan secara keseluruhan wilayah. Sedangkan keseimbangan eksternal lebih dikenal dengan keseimbangan neraca pembayaran, Lalu ekonomi makro yang dimaksud yaitu keadaan yang kondusif dimana diukur dengan ketersediaan lapangan kerja, kestabilan harga dan keseimbangan neraca pembayaran internasional. Jadi kebijakan moneter sangat diperlukan ketika adanya masalah dalam kestabilan ekonomi sehingga hal ini disebut dengan tindakan stabilisasi. Dampaknya pasti akan dirasakan pada sektor riil yang sebelumnya terjadi pada sektor perbankan dahulu.

Tentang Badan Penanaman Modal

Pada dasarnya roda ekonomi suatu negara bergantung pada investasi atau penanaman modal yang diperoleh dari dalam maupun luar negeri. Jika keadaan politik, keamanan dan ekonomi suatu negara dinilai cukup kondusif, maka itu akan menjadi daya tarik bagi calon investor. Karenanya biasanya pemerintah berupaya agar terciptanya peluang investasi yang dilakukan oleh para investor di Negara tersebut. Tentu saja bertujuan untuk  meningkatkan kesejahteraan ekonomi penduduknya. Agar kegiatan investasi ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka dibentuklah suatu lembaga yang disebut Badan Penanaman Modal oleh pemerintah. Lembaga menggantikan Panitia Teknis Penanaman Modal yang didirikan sebelumnya pada tahun 1968.

Imbas Kenaikan UMP Terhadap Perekonomian Indonesia

Kenaikan UMP - Saat rapat keputusan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2013, banyak pelaku bisnis yang kecewa. Jelas saja kenaikan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 dinilai sangat signifikan. Perwakilan dari pengusaha pun mengambil keputusan walk out dari ruang rapat Dewan Pengupahan. Namun bertentangan dengan situasi dinatas dewan Pengupahan menyetujui penentuan UMP 2014 adalah sebesar Rp 2,4 juta walaupun buruh tetap meradang sebab mereka meminta kenaikan upah menjadi Rp 3,7 juta.

Lalu pengusaha berusaha menerima keputusan itu dan memohon buruh menyudahi demo - demo yang dilakukan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan bahwa aksi mogok yang dilakukan buruh tersebut merugikan semua pihak. Hal ini berpengaruh pada iklim investasi. Menurutnya para pengusaha bisa saja pindah ke tempat yang lebih miring UMP-nya. Dia menambahkan jangan sampai para pengusaha merasa gerah dengan kondisi ini. Pernyataan tersebut disampaikan pada awal pekan ini di Jakarta.

Permasalahan di Sektor Ekonomi Indonesia

Sektor Ekonomi Indonesia - Menurut Presiden, dalam sistem ekonomi kapitalisme belum terdapat unsur keadilan. Maka dari itu dalam masa pemeritahannya beliau tidak menyerahkan sepenuhnya ekonomi ke mekanisme pasar. Kepala negara yang telah menjabat selama dua periode berturut - turut ini mengungkap bahwa beliau berkeyakinan kuat untuk tidak akan menyerahkan ekonomi sepenuhnya ke pasar. Menurutnya kondisi pasar belum terlalu bagus untuk menjalankan tugas berat tersebut. Dan dapat dilihat dimana pun contohnya ketika strategi itu diterapkan pasti menemui kegagalan. Pernyataan tersebut diutarakan saat bersilatuhrahmi dengan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin ( 4/11/2013 ). 

Daging Harga Rp.60 Ribu/Kg Diobral Oleh Tomy Winata


Saat ini penjualan daging murah yang dikelola oleh Artha Graha Peduli telah memasuki hari yang ke-12. Dan lagi - lagi Tomy Winata selaku pimpinan Artha Graha Peduli mengomando jajarannya agar menurunkan lagi harga daging yang sedang dijual.

Dua minggu lalu harga daging yang mereka juga berada di harga Rp. 70 ribu per kilogramnya, dan beberapa hari lalu diturunkan pada harga Rp. 65 ribu per kilogramnya. Dan akhirnya kemarin harga daing sapi yang mereja jual kembali diturunkan lagi menjadi Rp. 60 ribu perkilogramnya.

Taktik Tomy Winata yang melakukan penurunan harga daging berulang - ulang seperti itu bertujuan untuk merangsang pasar daging agar harga daing dapat berangsur turun di harga yang lebih murah agar lebih terjangkau oleh masyarakat.

"Di H-7 menjelang Idul Fitri kami sengaja kembali menurunkan harga daging sapi di Rp. 60 ribu per kilogramnya dengan harapan agar lebih banyak masyarakat yang bisa membeli daging dengan harga lebih murah sekaligus merangsang harga pasaran supaya bisa turun ke harga yang lebih wajar lagi," Kata Tomy Winata sesuai dengan keterangan yang ia tulis para Jum'at lalu.

Ia kembali menambahkan, apabila kita hitung dengan nilai tukar rupiah, umpama nilai tukar rupiah ada di angka Rp. 11 ribu, berarti harga daging maksimal adalah Rp. 65 ribu per kilogramnya. "Diharapkan semua pihak rela untuk meminimalisir sedikit saja dari keuntungannya, sehingga masyarakat bisa lebih menjangkau harga daging di pasaran," katanya.

Di lain pihak Anas Latief sebagai ketua pelaksana yang mengadakan pasar sembako serta daging murah di Jabodetabek memberikan penjelasan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama beberapa pihak termasuk Putera Sampoerna, Sinarmas, dan juga Indomilk.

Di hari ke-13 dari pelaksanaan pasar sembako dan daging murah tersebut, dibuka kembali beberapa pasar sembako murah di beberapa tempat, antara lain di Cikeas, Duta Merlin, Kawasan Kantor TV One, Kantor PWI, Ancol, Cilangkap, Kelapa Gading, Gunung Sahari dan Pondok Cabe. Dan termasuk beberapa lokasi di luar kota, yaitu Medan, Pontianak, Makassar, Ambon, Manado, Watampone, Bangka, Kendari, Lampung, Tual, dan Banten.

"Semakin mendekati hari H lebaran, pembelian daging oleh masyarakat pun semakin meningkat. Penjualan daging murah oleh Artha Graha rencananya akan terus digelar sampai menjelang Idul Fitri, " kata Tomy.

Pemudik Lebaran Tahun 2013 Minati Mobil Lelang


Salah satu cara pemudik di saat menjelang lebaran adalah membeli mobil melalui pelelangan mobil. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan sarana transportasi yang memadai dengan harga terjangkau. Maka dari itu, pada saat Ramadhan, memang lelang mobil sangat kebanjiran peminat. “Iya benar. Dalam Minggu-minggu ini, peserta lelang lebih banyak” ucap Biem Hadiedy dari JBA Indonesia pada beberapa hari yang lalu

Orang yang mempunyai nama panggilan Biem itu bersama dengan Presiden Direktur JBA Indonesia Shioyama Kazuhiro di suatu kesempatan buka puasa bersama pemain biola tenar Cecillia Young dan sekitar 200 anak jalanan, beserta yatim piatu menjelaskan, dua Minggu yang lalu, dirinya dan tim berhasil melepas 300 unit mobil dalam lelang yang diadakan di Jakarta dan Pekanbaru. “Kebanyakan mobil yang diminati masyarakat adalah mobil untuk keluarga,” tambah Biem.

Meskipun mobil - mobil tersebut adalah mobil - mobil bekas pakai yang pembayarannya atau cicilannya tidak lancar, pihak JBA Indonesia, aku Biem, bersikap terbuka. Bersikap terbuka dalam artian setiap mobil disiapkan catatan kondisi - kondisinya tentang mesin dan fisik, kelengkapan surat - surat, juga harga dasar lelang.

Menurut pengalamannya, imbuh Biem lagi, kelas mobil penumpang untuk keluarga biasanya didapatkan di angka Rp. 110 juta per mobil saat beralih kepemilikan dalam lelang. “Itu harga yang telah tersepakati,” tuturnya.

Selain itu, JBA juga mempunyai program khusus lelang speda motor. Pada program ini, secara logika, peminatnya tentu jauh lebih membludak dibanding mobil. Menurutnya, hanya dalam waktu seminggu, sepeda motor yang dilelang bisa mencapai kisaran 300 unit. Harga dibanderol dasar lelang sepeda motor ada di angka Rp. 6,5 juta per unit.

Pada saat kemudian, Shioyama Kazuhiro memberi penjelasan JBA Indonesia yang berpondasi pada Otto “Bukan Lelang biasa” masuk ke Indonesia sebagai Investasi luar negeri pada April 2011. Sampai saat ini, JBA Indonesia memiliki 3 lokasi lelang yaitu di Meruya Jakarta Barat, Pekan Baru, dan Bekasi. Menurut kabar burung, JBA Indonesia juga akan menambah skala penjualannya dengan membuka tempat lelang baru di Ibukota Jawa Timur, Surabaya.

Tidak hanya JBA Indonesia, para pengikut acara buka puasa bersama pemain biola profesional Cecillia Young dengan sekitar 200 anak jalanan dan yatim piatu adalah Brand merek terkenal antara lain Sido Muncul, Acnor, Lottemart, dan Teras. Juga dimeriahkan oleh bapak asuh, sekaligus mantan Sekda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan.

Astra Raup Laba Rp. 8,8 Triliun Pada Semester I Tahun 2013


Anak perusahaan PT. Astra International, Tbk dan PT. Astra International, Tbk sendiri mendapatkan laba resik diangka Rp. 8,8 triliun saat semester I-2013. Laba PT. Astra International, Tbk turun 9% dari pendapatan semester I-2012 yang saat itu berada di angka Rp.9,7 triliun. Laba bersih di setiap saham turun 9 persen menjadi Rp. 218 per saham. PT. Astra International, Tbk dan anak perusahaannya memberi informasi bahwa adanya sedikit penurunan kinerja sepanjang semester I-2013 dibandingkan semester I-2012.

Melalui peluncurannya dikatakan bahwa pendapatan bersih Astra saat ini selama 6 bulan di tahun 2013 adalah Rp 94,3 triliun. Pendapatan bersih ini mengalami penurunan 2 persen dibanding periode 2012 yang mencapai Rp 95,9 triliun.

Menurut Presiden Direktur PT. Astra International, Tbk, Prijono Sugiarto, ada beberapa faktor yang diperkirakan masih akan memengaruhi kinerja usaha pada semester II tahun 2013.

Faktor yang dimaksud adalah peningkatan kompetisi pada pasar mobil, kenaikan biaya tenaga kerja, dan menurunnya harga komoditas. Adapun prospek permintaan domestik sendiri tetap tumbuh.

Ada enam lini bisnis inti yang menjadi fokus kegiatan Grup Astra, yakni divisi otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agrobisnis, infrastruktur dan logistik, serta teknologi informasi.

Prijono Sugiarto seorang presiden direktur PT. Astra International, Tbk, “banyak faktor yang akan mempengaruhi kinerja pada semester II tahun 2013. Faktor Yang dimaksud tersebut adalah peningkatan kompetisi pada pasar mobil, kenaikan biaya tenaga kerja.”

Tidak hanya mengalami penurunan tetapi ada dua divisi yang mengalami kenaikan laba bersih, kedua divisi tersebut adalah divisi jasa keuangan yang naik 19 persen menjadi Rp. 2,1 triliun dan divisi teknologi informasi yang bertambah 2 persen ke angka Rp. 55 miliar. Untuk Divisi alat berat dan pertambangan laba bersihnya turun 24 persen ke angka Rp. 1,4 triliun. Laba bersih divisi agrobisnis turun 25 persen menjadi Rp. 571 miliar.

Peningkatan pendapatan masyarakat dan masih terjangkaunya tingkat suku bunga mendukung tetap tingginya permintaan kendaraan bermotor. Penurunan laba bersih segmen otomotif disebabkan meningkatnya persaingan akibat peningkatan kapasitas produksi domestik dan tingginya biaya tenaga kerja.

Produk hemat energi milik Astra Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla atau yang disebut Low Cost Green carakan diluncurkan pada bulan Agustus tahun ini dengan rata rata produksi 10.000 unit per bulan.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menginginkan pemerintah untuk memperbaiki tentang regulasi tentang mobil hemat energi dan ramah lingkungan.

Memang benar kebijakan tentang mobil hemat dan ramah lingkungan bisa diterima jika sistem transportasi di kota besar sudah maju. Tetapi regulasi mobil hemat ini saat ini tidak tepat waktu dikarenakan jeleknya prasarana transportasi umum di Indonesia.





Omzet Parsel Menurun, Pedagang Mengeluh


Beberapa pedagang parsel di arena Pekan Baru mengeluhkan omzet yang di dapat dari penjualan parsel tahun ini. Mereka mengeluh dikarenakan omzet tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan omzet parsel tahun lalu. Lebih detil lagi, menurut beberapa pedagang parsel omzet mereka tahun ini turun hingga 30% dibanding tahun lalu.

"Penjualan parsel kita tahun ini sebagian besar hanya pelanggan lama saja, seperti beberapa kalangan pemerintah, dan beberapa perusahaan swasta di Riau," Ungkap Wati sebagai salah satu pedagang "Parsel Bunda" di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru ketika ditemui hari Rabu kemarin.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembeli yang memesan parsel hanya dari kalangan bukan perseorangan, sedangkan pembelian parsel dari kalangan pribadi nyaris menurun dengan drastis.

"Biasanya tanggal 17 Ramadhan itu mulai banyak terjual, tapi tahun ini agak sulit terjual," tutur Wati yang memang sudah bergelut di dunia bisnis parsel sejak 6 tahun lalu sekaligus memiliki karyawan berjumlah 9 orang.

Meskipun demikian, Wati tetap optimis bahwa parselnya akan lalu hingga mendekati hari raya Idul Fitri nanti. "Setiap tahun seperti biasa kita berhasil menjual sampai dengan 500 paket parsel, harganya bervariasi mulai dari Rp. 70.000 sampai dengan Rp. 1.000.000 tergantung permintaan pelanggan," tambahnya.

Di sisi lain, Yudi sebagai salah satu pedagang parsel lainnya yang berdagangn di sekitar Jalan Harapan Jaya juga menyampaikan hal senada bahwa penjualan parsel tahun ini menurun. Dan menurutnya, penyebab menurunnya minat pembeli parsel tahun ini adalah naiknya harga BBM.

"Dalam penjualan parsel biasa saya memperoleh keuntungan antara Rp. 15.000 sampai dengan Rp. 150.000 per paketnya. Saya sih terus berharap agar parsel saya bisa terjual semuanya," kata Yudi.

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar Kembali Melemah


Nilai Tukar Rupiah ke Dollar saat ini menjadi sorotan bagi masyarakat dan para pakar ekonomi. Kelemahan nilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat dinilai saat ini dapat menahan laju perkembangan ekonomi nasional, hal ini dikarenakan tingginya ongkos yang perlu dikeluarkan untuk kepentingan impor bahan mentah menjelang bulan Ramadhan.

Beberapa orang di Ekonomi Asia Pasifik Economic & Market Analysis, City Research Helmi Arman di dalam risetnya yang dipublikasikan pada hari ini, selasa (30/7/2013) menjelaskan bahwa meningkatnya Cost dari impor dapat beresiko negatif pada perkembangan ekonomi dewasa ini.

Perihal ini dikarenakan beberapa besar bahan baku untuk rata - rata industri di Indonesia dipenuhi dari impor, layaknya halnya seperti bahan bakar serta bahan industri non-bahan bakar.

Salah satu efek dari perlemahan rupiah yakni makin ketatnya peraturan kartu kredit. Sebagaimana telah diketahui, perkembangan kredit akan tunjukkan perlambatan ekonomi, menyusul berlangsungya kontraksi. Disamping itu, inflasi serta nilai Rupiah yang meraih titik rekor tertingginya, hal ini dapat memaksa bank untuk mengurangi penyaluran kartu kredit.

Beberapa media juga menyorot permasalahan ini. Salah satu permasalahan ini juga adalah dari utang valas.

“Utang valas oleh beberapa korporasi sekarang ini juga menjadi sorotan yang disebabkan pelemahan rupiah, walau dari kajian yang kami kerjakan perihal itu tidak terjadi hingga pada level yang membahayakan,” ungkapnya

Untuk pelaku sektor riil, pelemahan rupiah akan menghimpit margin di sektor manufaktur. Menurut data BPS 2011, City Research mengidentifikasi bahwa kinerja sektor tersebut cukup rawan pada pelemahan nilai tukar. Perihal ini lantaran manufaktur sangatlah bergantung pada impor bahan baku oleh eksportir, serta pasar ekspor yang saat ini bisa dibilang rendah.

Pasar ekspor yang saat didominasi sebagian industri yang terhitung dalam kelompok ini adalah kendaraan baja, bahan kimia, dan farmasi manufaktur. Akan tetapi ada juga industri yang mempunyai impor rendah atau biasa disebut lob impor content, tetapi beberapa ekspor yang besar dapat mendapat keuntungan dari melemahnya mata uang, seperti minyak kelapa sawit, kertas, dan manufaktur furnitur.

Calon Investor Bank Mutiara Jalani Uji Tuntas


Dua calon investor akan mengikuti tahap uji tuntas atau dua dilligence dalam proses penjualan saham PT . Bank Mutiara,Tbk. Dari hasil penilaian dan prakualifikasi sebelumnya, mereka dinilai memenuhi persyaratan administratif.

Demikian penjelasan sekretaris perusahaan lembaga penjamin simpanan Samsul Adi Nugroho di Jakarta. “Masa pendaftaran calon investor telah ditutup pada 1 juli 2013” kata Adi. Ada enam calon investor yang menyatakan minat untuk membeli seluruh saham bank yang sebelumnya bernama Bank Century itu. Namun, hanya lima calon yang mendaftar dengan memasukkan dokumen sesuai persyaratan. 

Dari lima calon investor itu, hanya dua calon investor lolos penilaian dan prakualifikasi yang dilakukan LPS.

Ketua dewan Komisioner LPS C. Heru Budiargo menjelaskan, tahapan yang selanjutnya harus ditempuh oleh dua investor itu adalah uji tuntas.

“Kami berharap bank Mutiara bisa terjual tahun ini dengan harga minimal Rp. 6,7 Trilliun”, kata Heru.

Undang undang Noer 24 tahun 2004 tentang LPS menyebutkan, Bank mutiara harus terjual dengan harga minimum Rp 6,7 triliun, sampai dengan tahun 2013. Angka itu sesuai penyertaan modal sementara LPS di Bank Century pada 2008.

Setelah tahun 2013, bank yang pada akhir tahun 2012 beraset 15,24 triliun itu boleh dijual dengan harga kurang dari Rp 6,7 triliun.

Pada tahun 2011 dan 2012, proses penjualan Bank Mutiara gagal. Alasannya tak ada calon investor yang memenuhi syarat administratif ataupun dukungan kemampuan keuangan untuk membeli seluruh saham Bank Mutiara.

Bank Century masuk dalam pengawasan khusus pada 6 November 2008. Setelah diambil alih pemerintah melalui LPS pada 21 november 2008, Bank Century mulai menjalani program penyehatan. Termasuk, berganti nama menjadi Bank Mutiara.

Pada 11 Agustus 2009, statusnya berubah menjadi pengawasan intensif. Berikutnya, membaik dengan masuk pada pengawasan normal mulai 26 Juli 2011.

Dari sisi kinerja, pada akhir tahun 2008 membukukan kerugian Rp 7,28 triliun. Pada akhir tahun 2012, mencatat laba bersih Rp 145 miliar.

Per 31 Desember 2012 Bank mutiara menyalurkan kredit Rp 11,148 triliun dan menghimpun dana pihak ketiga Rp 13,461 triliun. Rasio kredit macet sebesar 3,9 persen dengan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional sebanyak 92,96%.

Pada bulan Januari 2013, Bank mutiara memiliki direktur utama baru, yakni Sukoriyanto Saputro, Ia menggantikan Maryono Ayan yang diangkat menjadi dirut Bank BTN.

Aturan Baru Bank Indonesia Berpotensi Menurunkan Minat Konsumen


Aturan Baru Bank Indonesia tentang kredit pemilikan rumahdan kredit pemilkan apartemen akan menyurutkan minat konsumen untuk mengajukan kredit berikutnya. Bagi bank yang fokus pada kredit rumah pertama kondisi ini tak berdampak signifikan.

“BRI fokus pada pembeli rumah pertama, terutama di 14 kota besar di Indonesia,” kata sekretaris perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta.

Perubahan Aturan rasio edit yang diberikan kepada nasabah terhadap harga rumah ( loan to value ) akan berdampak terhadap penambahan uang muka kredit rumah. Dengan LTV 70 persen, misalnya, konsumen harus menyediakan uang muka 30 persen dari harga rumah.

Dari sisi manajemen risiko, menurut Ali, cukup baik karena besaran dana yang harus disediakan konsumen untuk uang muka menjadi lebih besar.

Executive Vice presiden Konsumer BNI Diah Hindraswarini mengatakan, pengaruh aturan yang akan diberlakukan mulai 1 September 2013 itu memang ada bagi bisnis bank. “Akan tetapi bagi BI, tidak akan mengganggu strategi pengembagan KPR,” kata Diah.

Kebijakan BI itu selaras dengan strategi BNI yang fokus pada pertumbuhan penjualan rumah pertama konsumen. Presiden Direktur PT. Bank Central Asia, Tbk, Jahja Setia Atmadja berpendapat minat konsumen terhadap KPR dan KPA, khususnya untuk KPR dan KPA ke-2 dan selanjutnya akan berkurang.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyampaikan, sebelum menerbitkan aturan LTV, BI sudah berdiskusi dengan 12 negara yang menerapkan aturan serupa. 

Per Mei 2013 tol KPR dan KPA di perbankan Rp 263 triliun dengan rasio kredit macet 2,4 persen. Secara terpisah wakil ketua umum kamar dagang dan industri Indonesia Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Hariyadi B Sukamdani menilai sikap BI yang memperketat syarat kredit pemilikan rumah kedua dan seterusnya berlebihan.



Ketua umum dewan pimpinan pusat real estate Indonesia Setyo Maharso mengumumkan masih akan menunggu dan melihat dampak pasar dalam dua bulan mendatang setelah pemberlakuan kebijakan LTV untuk rumah kedua dan ketiga dengan luas lebih dari 70 meter persegi. “Sekalipun terjadi perlambtaan pembelan properti, pengembangan masih memiliki sejumlah strategi pemasaran dan pembiayaan untuk menarik pasar di antaranya lewat cicilan bertahap,” ujarnya.

Di lain itu ketua dewan pimpinan pusat asosiasi pengembang perumahan dan permukiman seluruh Indonesia Eddy Ganefo menilai, investasi properti diperkirakan akan melambat seiring kebijakan LTV. Penjualan properti akan menurun.

XL Akan Akuisisi Axis


Operator seluler XL Axiata, TBK mengatakan bahwa ia telah mendapatkan izin prinsip dari Kemkominfo atau Kementrian Komunikasi dan informatika. Prinsip tersebut adalah untuk mengakuisisi operator seluler PT. Axis Telekom Indonesia (Axis). Namun XL masih belum mendapatkan izin dari BEI dan BKPM.

Hasnul Suhaimi seorang direktur XL mengatakan bahwa PT Axiata TBK sangat berharap dan berapresiasi pada keluarnya surat izin prinsip dari Kemkominfo untuk bisa mengakuisisi Axis.


XL juga sudah mengirimkan surat pada Kemkominfo untuk hal ini. 


“Suratnya sudah diterima sama pak Tifatul pada tanggal 26 Juli 2013 soal izin prinsip akuisisi Axis. Tapi kami tidak bisa mengatakan soal harga penawaran dari kami, sebab masih panjang perjalanan kami,” Kata dia di acara buka bersama (buber) media, kantor XL, Jumat kemarin.

Dia menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak dapat mengatakan nilai akuisisinya dikarenakan proses negosiasi masih berlangsung. Hasul juga mengatakan, jika negosiasi ini bisa berjalan mulus, maka XL dan Axis akan jadi perusahaan merger. “Jadi kita itu akan digabung, bukan sendiri-sendiri,” ungkap dia.

Banyak faktor yang membuat XL tertarik kepada Axis. Dari segala sisi XL telah tertarik antara lain di sisi pelanggan, aset, karyawan sampai frekuensinya sendiri. Mereka mengharapkan bisa menambah sendiri dalam segi karyawan. “Kami perlu dengan frekuensi Axis karena user XL sudah sangat membutuhkan, tapi walaupun bagaimana kami akan ikut pemerintah soal aturan-aturan, kami berharap kalau bisa ideal nanti,” katanya.

Masalah frekuensi, bila kelak selanjutnya perusahaan telah diakuisisi, hasnul mengharapkan frekuensi yang diminta pemerintah bisa dikembalikan semuanya pada perusahaan. tetapi, karenanya, XL menyerahkan seutuhnya pada pemerintah sebagai regulator frekuensi.

Tenggang waktu akuisinya juga belum pasti, mengingat prosesnya baru berjalan di awal, dan hari ini izinnya akan keluar. Hal ini juga tidak membuat XL menggurungkan niat untuk terus melakukan negosiasi terhadap Axis, termasuk melihat isi dari perusahaan.

Dia menjelaskan, pihaknya belum dapat mengungkap tenggat waktu akuisisi tersebut, karena baru hari ini izin prinsip keluar. walau demikian, tidak mengurungkan kemauan XL untuk terus lakukan negosiasi pada axis,

“Kami dapat saksikan juga masalah keuangannya kelak, bila memang ada yang negatif pasti kami dapat support, yang tentu pendanaan kami itu memanglah datang dari banyak perihal, bisa dari Axiata” tutur dia

Ribuan Proyek BUMN Dievaluasi Terkait Melemahnya Perekonomian Global


Dahlan Iskan selaku menteri BUMN melakukan evaluasi terhadap beberapa proyek yang berada dalam naungan BUMN pada semester kedua tahun 2013 ini. Dilakukannya evaluasi ini terkait dengan kondisi melemahnya status perekonomian global.


Saat ditemui di kantornya tadi malam, Dahlan mengatakan bahwa hal yang termasuk akan dievaluasi adalah capital expenditure atau besarnya belanja modal. Dan untuk tahun 2013 ini saja belanja modal BUMN sudah mencapai angka Rp. 260 triliun, sehingga hal ini perlu dijaga ketat agar investasi di dalam negeri tidak anjlok mengingat buruknya iklim ekonomi global.

Sesuai dengan yang beliau sampaikan bahwa BUMN mempunyai proyek yang jumlahnya mencapai ribuan, sehingga memang sangat perlu diadakan evaluasi untuk mengetahui proyek yang mana yang masih boleh terus dijalankan dan mana yang harus ditunda untuk mengantisipasi memburuknya perekonomian global.


Dahlan Islan juga mengatakan "Seluruh proyek-proyek BUMN pada umumnya sedang terlaksana, karena di semester II tahun ini memang sedang banyak proyek dikarenakan semester I kemarin telah dilakukan persiapan tender."


Di lain pihak Dahlan Iskan juga menyebutkan sebuah proyek anak perusahaannya ada yang memang terpaksa ditunda. Seperti proyek penyelesaian sengketa antara Kementrian Pertahanan dengan PT. Angkasa Pura I berupa lahan yang terletak di Bandar Udara Ahmad Yani di Semarang.

"Pembahasan tentang hal ini berjalan dengan lancar, di penghujung tahun ini sudah mendekati final. Dan tahun depan rencananya tender desain akan dilakukan," jelasnya.

Proyek yang juga dibatalkan termasuk proyek PT. Garuda Indonesia, Tbk (GIAA) yang rencanya membeli 25 pesawat baru jenis ATR 72-600 asal Perancis yang sudah dianggarkan dengan belanja modal senilai Rp. 1,2 triliun.


Harapan beliau setelah dibatalkannya proyek PT. Garuda Indonesia adalah pengalihan belanja modal yang diarahkan untuk pembelian pesawat buatan PT. Dirgantara Indonesia jenis CN 295 yang menurut beliau kualitas pesawat tersebut tidak jauh berbeda dengan pesawat buatan Perancis yang batal dibeli itu.

Proyek berikutnya yang juga dibatalkan adalah proyek PT. ASDP Indonesia Ferry yang telah memiliki rencana membeli kapal. Menurut Dahlan pembelian kapal sebaiknya memang ditunda terkait saat ini persaingan dalam bidang jasa transportasi juga ketat, apalagi tiket pesawat sudah murah, harga BBM juga sudah naik, jadi memang kapal laut agak sulit untuk memenangkan persaingan tersebut.

Dan menurut beliau, jika seluruh proyek dihitung, maka hanya sekitar 20% proyek saja yang tertunda, sementara proyek yang lain masih aman dan akan terus dilaksanakan sesuai dengan rencana yang sudah ada.

Samsung Electronics Pecahkan Rekor Perolehan Laba

samsung electronics pecahkan rekor perolehan laba

Samsung Electronics yang merupakan sebuah perusahaan elektronik raksasa yang berada di Korea Selatan itu telah mengumumkan perolehan Laba Bersih untuk kuartal kedua tahun 2013 ini yang ternyata naik mencapai 49,7%. Lonjakan laba ini merupakan rekor tertinggi yang berhasil dibuat oleh Samsung memecahkan rekor tertinggi sebelumnya yang juga oleh Samsung Electronics.

Seperti yang dilaporkan oleh Samsung bahwa hasil record periode April hingga Juni 2013 Samsung berhasil memperoleh Laba senilai 7,77 Triliun Won atau sekitar USD 6,96 miliar. Jika dikonversi dalam rupiah maka senilai Rp. 69,6 Triliun). Sedangkan periode rekor sebelumnya tercatat laba senilai 5,19 triliun Won.

Melonjaknya laba bersih yang diperoleh Samsung tersebut disebabkan karena tingginya angka penjualan beberapa produk unggulan Samsung. Yang termasuk dalam produk unggulan Samsung yang melonjak sangat tinggi adalah Smartphone Samsung Galaxy S. 

Selain laba penjualan, laba operasional Samsung juga mengalami peningkatan sampai dengan 47,5% atau sama dengan 9,53 triliun Won, sedangkan naiknya persentase penjualan di angka 20,7 % dari periode yang serupa dengan tahun lalu, yaitu 57,46 triliun Won.

Dalam kesempatan itu Robert Yi, selaku Senior Vice President bidang Head of Investor Relations Samsung menyampaikan bahwa pihaknya diprediksi akan terus mendapatkan peningkatan pendapatan seiring musim yang terus berkembang dalam dunia IT yang tentunya sangat menguntung bagi perusahaan yang bergerak di bidang tersebut, termasuk Samsung Electronics. Namun pihak Samsung juga tidak akan mengabaikan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi di Eropa dan juga ketatnya persaingan di pasar smartphone yang terus meningkat.

Robert Yi melanjutkan bahwa Samsung memiliki harapan untuk terus mengais keuntungan di semester berikutnya tahun ini dengan cara melakukan diferensiasi dan inovasi produk, khususnya untuk produk televisi dan smartphone.

Situs Blibli.Com Galang Dana Bersama Yayasan Dompet Dhuafa


Blibli adalah perusahaan e-commerce melakukan penggalangan dana di bulan suci Ramadhan. Blibli Mengajak Dompet Duafa untuk berkecimpung dalam penggalangan dananya. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 8 – 13 Juli 2013. Sistimnya, Setiap Transaksi yang ada di Blibli akan otomatis terpotong sebesar 1000 Rupiah untuk amal penggalangan dana.

Tidak ada minimal transaksi dalam penggalangan dana ini, betapapun transaksinya akan disumbangan Rp. 1000,-

"Berapa saja transaksinya, baik itu kecil maupun besar, harga yang tercantum sudah termasuk dana yang akan dijadikan sumbangan," kata CEO Blibli.com, Kusumo Martanto di Hotel Kepinski, kamis kemarin di Jakarta. 

Martono juga menambahkan bahwa pihaknya sangat setuju dengan program yang saat ini diajukan oleh Yayasan Dompet Dhuafa. Ia berharap kerja sama dengan yayasan ini bisa diteruskan sehingga bisa menambahkan amal dan Ibadah kita..

Beberapa rencana untuk pengeluaran ini juga telah di ungkapkan. 
"Sumber dana ini untuk pelatihan bidang kewirausahaan untuk pengangguran - pengangguran atau bagi saudara kita yang masih kurang beruntung. Harapan kita ke depan, masyarakat Indonesia yang sangat banyak ini dapat menjadi ahli dalam berwirausaha apapun bentuk usahanya," kata beliau.

Program ini di namakan Institusi Kemandirian Indoensia oleh Thoriq Helmi, Direktur Penggalangan Dana Yayasan Dompet Dhuafa. Tujuan utama Institusi ini adalah mensejahterakan rakyat, mengurangi angka pengangguran, dan mengangkat derajat kemiskinan di Indonesia.

Rencananya dalam metode pembelajaran tersebut akan membuat kelas-kelas dan guru kewirausahaan, contohnya memperbaiki ponsel, menjahit baju, pemesananan katering ( memasak ) dan lain-lain. Tentunya hal ini dilakukan setelah dana dana yang masuk sudah terkumpul.

"Program ini merupakan program khusus padat karya. Rencananya, Kita akan melakunan perekrutan terhadap pengangguran untuk kita latih dan kita bekali agar mempunyai kemampuan di bidang kewirausahaan," terangnya. 


Yayasan Dompet Dhuafa saat ini mempunyai data data siapa saja orang yang akan direkrut. Tidak lupa mereka juga akan mengajak orang-orang baru untuk dilatih agar bisa hidup mandiri yang layak dari beberapa yayasan kantung-kantung kemiskinan.

Semisal anda akan membeli sebuah produk melalui website Blibli.com dengan secara tidak langsung anda akan menyumbangkan sebagian uang anda sebesar Rp.1000. Sekecil apapun donasi anda tentu akan sangat berarti. Karena dana tersebut nantinya akan dikelola untuk menyalurkan anak-anak jalanan agar mereka mempunyai keahlian, khususnya di bidang wirausaha, Sehingga hal ini memungkinkan untuk hidup mandiri, dengan mempunyai beberapa skill yang diperoleh dari pelatihan tersebut.

Rp. 1,1 Triliun Diserap Antam Untuk Belanja Modal


PT. Aneka Tambang Tbk ( Antam ) telah menggunakan dana belanja modal sebesar Rp. 1,1 triliun pada semester I tahun 2013, hal ini sudah memakan 18,48 % dari total alokasi dana di tahun ini yang besarnya mencapai Rp. 5,95 triliun.

76 persen dari belanja modal atau Capital expenditur/capex akan dipakai untuk pengembangan, 16 persennya untuk investasi rutin, dan sisanya akan ditangguhkan terkait dengan kegiatan eksplorasi yang diungkapkan oleh Antam Tato Miraza, Direktur Utama PT Aneka Tambang, Tbk.

“Realisasi capex semester I-2013 merefleksikan fase Perusahaan yang dalam kondisi tengah mengalami pertumbuhan. Kami memiliki komitmen kuat untuk tetap bertumbuh dengan tetap memperhatikan prinsip prudent dalam merealisasikan proyek-proyek pengembangan yang bersifat hilir dan melakukan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan nilai pemegang saham di tengah kondisi harga komoditas sekarang ini yang sedang bergejolak tidak baik,” tandasnya pada kamis kemarin saat acara keterbukaan informasi.

Kegiatan Antam yang berpengaruh pada alokasi capex adalah dana yang digunakan untuk perluasan pabrik FeronikelPomalaa ( P3FP ) hal ini dilakukan pada 6 bulan pertama dan memakan biaya sebesar Rp 322 Miliar dan pengembangan Proyek Feronikel di Halmahera Timur dengan total biaya yang dibutuhkan sebanyak Rp. 200 miliar.

Penggunaan dana rutin yang lain untuk capex adalah digunakan bisnis pertambangan (UBP) emas dengan biaya belanja modal terbesar yaitu Rp 105 Miliar, unit bisnis pengolahan pemurnian ( UBPP ) Logam mulai sebesar Rp 24 Miliar dan 17 Miliar yang dialokasikan untuk UBP Nikel Sulawesi Tenggara. 

Tato Miraza mengecap bahwa akibat rendahnya serapan capex pada semester I-2013 dikarenakan perseroan menerapkan program efisiensi yang berfokus pada keyinitiatives serta realisasi di proyek P3FP danproyek Feronikel Halmahera Timur. Terhadap dua proyek tersebut, perseroan masih memfokuskan terhadap pekerjaan awal.

Sampai dengan akhir Juni 2013, konstruksi proyek-proyek utama Antam masih sesuai dengan yang dijadwalkan. Dan proyek yang dimaksud dalam hal ini adalah Chemical GradeAlumina (CGA) Tayan, proyek Feronikel Halmahera Timur, proyek perluasan pabrik FeronikelPomalaa, yang juga mencakup pembangunan PLTU Pomalaa.

Proyek CGA akan melaksanakan Konstruksi proyek dan hasil CGA Tayan saat ini telah mencapai 95 persen, sedangkan proyek Feronikel Halmahera Timur konstruksinya bisa dibilang baru ‘bayi’ yaitu sebesar 5 persen, dan perluasan pabrik FeronikelPomalaa saat ini sudah mencapai 27 persen per akhir Juni 2013.

Jawa Barat Dijatah 900 Ton Daging Sapi Impor


Akhirnya Provinsi Jawa Barat mendapatkan jatah daging sapi impor sebanyak 900 ton yang sudah mulai di distribusikan seperti yang terlihat di halaman - halaman "Gedung Sate" yang berbarengan dengan diadakannya Bazar Murah Ramadhan.

Ferry Sofwan selaku pejabat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat mengatakan bahwa di Jawa Barat telah disiapkan 1 Ton Daging Sapi yang pada awalnya diperkirakan akan mencapai 2 ton. Dan ia mengatakan bahwa hal ini masih tahap awal yang untuk selanjutnya akan diteruskan di beberapa daerah lain.

Dari total 900 ton daging sapi impor tersebut, khusus Kota Bandung sendiri dijatah antara 5 - 10 ton yang pada hari ini masih sebagian saja yang sudah di distribusikan lewat pasar murah.

Tidak hanya sampai di situ,agar pembagian jatah daging sapi impor ini merata, maka setiap pembeli diberi batasan hanya 2 kilogram saja dari tiga jenis daging impor yang sedang dijual di pasaran. Adapun perbedaan harga dari tiga jenis daging impor tersebut adalah mulai dari Rp. 70 ribu, Rp. 80 ribu, dan Rp. 90 ribu. Namun siapa pun diperbolehkan memilih jenis daging yang mana saja.

Di lain pihak kepada Divisi Regional Bulog, Usep Karyana sempat menyampaikan bahwa setiap kota dan juga kabupaten yang ada di Jawa diperbolehkan untuk mengajukan pengadaan operasi pasar murah khusus daging sapi impor. Namun belum ada pengajuan satu pun sampai pada hari ini.

Sedangkan di acara Bazar yang di Gelar di Gedung Sate tidak hanya mendistribusikan daging sapi saja, melainkan tersedia juga berbagai macam kebutuhan masyarakat mulai dari bahan pokok makanan, pakaian, dan juga kebutuhan lainnya.

Disampaikan juga kepada masyarakat bahwa siapa pun boleh datang untuk berbelanja di Gedung Sate, namun karena memang areanya di Gedung Sate mayoritas yang berbelanja saat ini masih dari kalangan PNS yang ada di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bisnis Patungan Ustadz Yusuf Mansur Dihentikan OJK


Berita Ekonomi - OJK (Otoritas Jasa Keuangan) telah menangani sepenuhnya perihal bisnis patungan yang dijalankan oleh Ustadz Yusuf Mansur. Bahkan tindakan cukup tegas diterapkan oleh OJK adalah dengan memintra klarifikasi tertulis dari pihak Ustadz Yusuf Mansur.

Saat ditemui dikantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta beberapa hari lalu, Nurhaida selaku salah satu pejabat penting di OJK mengungkapkan bahwa pihak OJK telah meminta klarifikasi secara resmi kepada pihak Ustadz Yusuf Mansur mengenai bisnis yang sedang dijalankannya ini. Jika klarifikasi tersebut tidak diberikan ke pihak OJK, maka terpaksa bisnis Ustadz Yusuf Mansur harus dihentikan.

Tidak hanya sampai disitu, OJK juga tetap memberikan kesempatan kepada Ustadz Yusuf Mansur untuk melanjutkan bisnisnya dengan cara membentuk badan hukum terlebih dahulu, perseroan terbatas (PT) misalnya. Sebab peraturan ini terkait dengan Undang - undang Pasar Modal yang jelas tertulis bahwa dalam membuat badan hukum perseroan terbatas (PT) kriterianya adalah dengan adanya minimal 300 pihak dan dengan dana lebih dari Rp. 3 Miliar. Dan tentu saja bisnis Ustadz Yusuf Mansur ini masuk dalam kategori tersebut seperti yang telah diungkapkan Ustadz Yusuf Mansur sebelumnya tentang besarnya dana yang terkumpul.

Dan Nurhaida kembali menegaskan bahwa pihaknya memberikan waktu kepada Ustadz Yusuf Mansur untuk menyelesaikan perlengkapan administrasi yang diperlukan agar sesegera mungkin bisnisnya memiliki badan hukum yang resmi. Dan harapan pihak OJK hendaknya hal ini dapat terwujud secepat mungkin.

China Melemah. Pemerintah Belum Revisi Pertumbuhaan Ekonomi

Berita Ekonomi - Hingga saat ini, meskipun ekonomi China sudah terlihat melemah, namun pemerintah belum kelihatan memiliki rencana untuk merevisi pertumbuhan ekonomi. Walaupun kejadian ini terus dalam pantauan pemerintah mengingat gejolak harga komiditas masih belum normal hingga saat ini.

Seperti yang tercatat, lembaga - lembaga international telah melakukan revisi pertumbuhan ekonomi negara China di kuarta II - 2013 yang memang mengalami perlambatan laju pertumbuhan. Hal ini ditandai dari investasi yang ada pada instrumen pendapatan tetap serta produksi manufaktur.

Kementrian Ekonomi juga telah menyampaikan hal ini beberapa hari yang lalu bahwa Indonesia sampai saat ini belum begitu kelihatan akan adanya kenaikan harga - harga komoditas terkait sebagai akibat dari terjadinya penurunan pertumbuhan tersebut.

Sebagian pihak justru mengaku optimis bahwa komoditas dari Indonesia yang telah diekspor disinyalir punya kekuatan daya saing yang cukup, seperti Crude Palm Oil sebagai contoh. Dan yang menjadi harapan adalah agar tidak terjadinya penurunan permintaan sebagai dampak dari melemahnya ekonomi China tersebut.

Menurut menteri perekonomian sendiri sampai saat ini belum ada rencana pemerintah untuk merevisi pertumbuhan sebagai dampak yang terjadi atas melemahnya perekonomian di China, meskipun hal ini telah dipertanyakan lebih lanjut. Belum hanya menegaskan bahwa hal ini belum sampai berdampak seperti itu.

Kuota Daging Sapi Impor Ditambah Oleh Pemerintah


Dalam rangka menstabilkan harga daging sapi potong di pasaran di kisaran Rp. 75.000 - Rp. 80.000 per kilogrammnya, pemerintah berencana menaikkan kuota impor daging sapi tersebut. Kuota impor yang ditambahkan ini lain dari tambahan sebanyak 3000 ton daging sapi oleh Perum Bulog.

Hatta Rajasa selalu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa tingkat permintaan akan jumlah daging sapi masih terus saja meningkat meskipun Perum Bulog telah mengimpor sejumlah 3000 ton. Maka untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan menaikkan kuota impor untuk memenuhi pasokan daging sapi.

Kembali ditegaskan oleh beliau bahwa kebijakan ini terpaksa dilakukan untuk menjaga agar harga daging sapi tetap stabil dipasaran sesuai harga yang diharapkan yaitu berkisar antara Rp. 75.000 - Rp. 80.000 per kilogrammnya. Dan kebijakan penambahan kuota impor daging sapi ini rencananya akan mulai dilakukan pada akhir bulan ini untuk memenuhi tuntutan pasar.

Beliau juga menyampaikan bahwa realisasi penambahan impor daging sapi ini harus sudah masuk ke pasar lokal sebelum hari raya idul fitri. Bahkan beliau menghimbau agar menteri perdagangan dan menteri pertanian harus bekerja sama dalam satu atap agar proses pemenuhan kebutuhan di pasar menjelang lebaran dapat terpenuhi dengan cepat.

Di lain pihak, Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan RI mengungkapkan bahwa di babak pertama penambahan kuota impor daging akan mulai masuk di akhir bulan Juli ini. Besarnya penambahan kuota impor daging sapi akan diputuskan dalam kesepatakan bersama antara dua kementrian, yaitu kementrian perdagangan dan kementrian pertanian. (cm)

Sumber : http://ekon.go.id/berita/view/pemerintah-tambah-kuota-impor.312.html