Berita Ekonomi : Jangan Sembarangan Memilih Koperasi

berita ekonomi koperasi
Berita Ekonomi - Beberapa waktu belakangan ini koperasi memang sedang booming dan tumbuh dimana-mana sebagai salah satu wujud aktivitas ekonomi masyarakat kita. Namun dibalik itu, ternyata ada beberapa koperasi yang disinyalir keluar dari jalur fungsi dari koperasi yang seharusnya. Tidak hanya itu, ada juga beberapa koperasi yang justru melakukan tindak penipuan.

Didik Adi Putranto yang merupakan salah seorang Kepala Dinas Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kota Solo juga turut memberikan himbauan agar masyarakat berusaha untuk lebih hati - hati dan lebih selektif dalam mendaftarkan dirinya menjadi anggota koperasi tertentu.

Berita Ekonomi : Harga BBM Dipastikan Tidak Naik Pada Mei 2013

Berita Ekonomi - Hatta Rajasa selaku Menko Perekonomian mengatakan dan memastikan bahwa kenaikan harga BBM sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian oleh pihak Kementerian ESDM dan dipastikan pada bulan Mei 2013 ini tidak akan terjadi kenaikan harga.

Bahkan saat Beliau ditemui kemarin (Sabtu, 27 April 2013) seusai mengikuti acara Jalan Sehat Universitas Muhammadiyah Tangerang, beliau juga mengatakan bahwa secara teknis hal ini masih dikaji secara mendalam di wilayah kementrian ESDM dan belum bisa dipastikan keputusannya.

Tahun Politik Akan Dongkrak PDB 0,32 Persen

Tahun Politik - Tahun 2013 dan Tahun 2014 ini merupakan tahun politik bagi Negara Indonesia dimana akan  dilakukan Pemilihan Kepala Daerah dan Anggota Legislatif. Pemilihan umum (pemilu) pemilihan langsung Presiden RI priode 2014 – 2019 yang akan berlangsung 2014 mendatang diproyeksikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,32 persen. Dengan rincian 0,13 persen sepanjang 2013 dan 0,19 persen sepanjang 2014.

Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi pada tahun 2013-2014 akan lebih rendah dari pada tambahan yang terakumulasi pada pemilu 2008-2009. "Pada 2008, dampak tambahan pada pertumbuhan ekonomi 0,23 persen dan 2009 sebanyak 0,26 persen," kata Perry dijumpai di Gedung BI Jakarta.


Pengertian Dasar Perekonomian Terbuka

Perekonomian Terbuka – Definisi dari perekonomian terbuka adalah suatu sistem ekonomi yang di dalamnya terdapat kegiatan ekspor dan impor yang tentunya dilakukan antara satu negara dengan negara lainnya. Dalam pengertian lain perekonomian terbuka juga disebut sebagai perekonomian empat sektor yang memang mencakup empat kriteria, yaitu rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri.

Kita tahu bahwa kegiatan perdagangan internasional antar negara saat ini adalah suatu kegiatan ekonomi yang sudah sangat sering terjadi di lapangan.


Berita Ekonomi : Indonesia Menawarkan Investasi di Luar Jawa pada Singapura

Berita Ekonomi - Dalam rangka pemanfaatan minat investasi yang tinggi dari Singapura di Indonesia, maka Indonesia mengajukan tawaran kepada Singapura untuk berinvestasi di luar pulau Jawa. Harapan jika strategi ini berhasil dijalankan adalah terjadinya percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di luar Jawa.

Hal ini disampaikan oleh Hatta Rajasa selaku Menko Perekonomian kepada Perdana Menteri Perdagagan dan Industri Singapora, Lim Hng Kiang di Hotel Borobudur, Jakarta pada awal pekan yang lalu.


Berita Ekonomi : Pemerintah Memastikan Tidak Akan Ada Kelangkaan Pangan

Berita Ekonomi - Berdasarkan hasil pantauan pemerintah terhadap kondisi dan situasi mengenai ketersediaan bangan pangan di pasaran maka pemerintah memastikan tidak akan ada kelangkaan bahan pokok untuk pangan di seluruh wilayah tanah air.

Seusai Rapat Koordinasi Kebijakan Holtikultura dan Daging Sapi di kantor Kementrian Perekonomian pada 17 April 2013 yang lalu, Hatta Rajasa juga menjelaskan bahwa umumnya harga holtikultura di pasaran sudah mulai menurun sejak beberapa minggu terakhir ini, khususnya bawang merah, bawang putih yang menunjukkan angka penurunan harga yang cukup signifikan. Sehingga dapat dipastikan bahwa tidak ada kelangkaan bahan pokok di seluruh wilayah tanah air.


Berita Ekonomi : Mengenai BBM, Pemerintah Berpihak Pada Rakyat Kecil


Berita Ekonomi - Dalam proses pengkajian yang dilakukan oleh Pemerintah mengenai BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi yang masih terus dilakukan sampai saat ini, pemerintah berjanji untuk lebih berpihak dan mendahulukan kepentingan rakyat kecil.

Hatta Rajasa selaku Menko Perekonomian juga berkomentar positif terhadap hal ini. Secara umum beliau mengatakan bahwa untuk menentukan suatu kebijakan harus diusahakan kebijakan tersebut memberikan efek yang sangat positif dan dapat meminimalisir dampak sosial seperti inflasi dan kemiskinan.


Menko Perekonomian: Kelas Menengah Bertanggung Jawab Untuk Menggerakkan Ekonomi Kreatif

Menko Perekonomian - Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 20 April 2013, Hatta Rajasa yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, menghadiri seminar ekonomi yang diadakan oleh FISIPOL di Universitas Udayana, Bali. Seminar tersebut bertajuk “Kelas Menengah dan Ekonomi Kreatif”.

Pada kesempatan itu Hatta Rajasa menyebutkan mengenai ekonomi kreatif dan menjelaskan sedikit tentang definisi dari ekonomi kreatif tersebut. Dikatakan bahwa ekonomi kreatif adalah gelombang urutan keempat yang ada dalam tahap pengembangan ekonomi. Yang menempati gelombang pertama adalah ekonomi industri, ekonmi pertanian, dan juga informasi.

Sistem Perekonomian Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda

Sistem perekonomian Indonesia pada masa penjajahan belanda

Sistem Perekonomian Indonesia - Memang ada sedikit perbedaan yang cukup menjadi perhatian kita mengenai sejarah sosial dan sejarah politik di Indonesia dibanding dengan sejarah perekonomian Indonesia pada masa silam. Perbedaan itu terlihat dari kurangnya para peneliti ekonomi dan sejarahwan dalam mempelajari sejarah ekonomi khususnya pada masa kolonial Belanda. Padahal di negara-negara bagian Asia Selatan banyak sekali dilakukan penelitian mengenai pengaruh kekuasaan kolonial Belanda terhadap situasi ekonomi di saat mereka masih berkuasa di beberapa negara tersebut.

Sebagai contoh di negara India. Menurut berbagai laporan penelitian dalam hal sejarah perekonomian India, ternyata kebijakan – kebijakan ekonomi di India saat ini banyak juga dipengaruhi oleh hasil studi ekonomi pada saat Belanda masih menguasai India. Ternyata terdapat berbagai dampak positif dari hasil penerapan menurut hasil penelitian tersebut. Mungkin hal ini bisa menjadi contoh bagi bangsa kita khususnya bagi para ekonom dan peneliti ekonomi untuk bisa mempelajari sejarah ekonomi bangsa kita lebih mendalam lagi.

Permasalahan Pokok Ilmu Ekonomi Regional

Permasalahan Pokok Ilmu Ekonomi Regional - Setiap ilmu pengetahuan mempunyai permasalahan sendiri yang selanjutnya akan dipecahkan. Sebagaimana diungkapkan oleh Case and Fair (2003) ilmu ekonomi yang tradisional mempunyai 3 pernyataan pokok yang mendasar dan perlu dijawab yaitu :

1.    WHAT
Permasalahan pertama adalah manyangkut dengan apa (what) yang akan diproduksi. Dari sini muncul permasalahan produksi yang merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu ekonomi.

2.    HOW
Permasalahan kedua adalah menyangkut dengan pernyataan bagaimana (how) barang tersbut diproduksi. Pertanyaan ini menimbulkan masalah penggunaan dan mendorong kegiatan produksi. Termasuk dalam pertanyaan ini adalah teknologi produksi bagaimana sebaiknya digunakan, apakah padat karya (Labor Intensive) atau padat modal (Capital Intensive).

3.    WHO
Pertanyaan ketiga adalah siapa (who) yang akan menggunakan hasil produksi tersebut yang menyangkut dengan aspek alokasi dan pemasaran hasil produksi.

Selanjutnya ilmu Ekonomi yang lebih modern mencoba pula menjawab pertanyaan tambahan lainya :

-    Kapan (When) Sebaiknya barang tersebut di produksi. Hal ini mendorong pula munculnya analisa ekonomi yang bersifat dinamis.

-    Namun demikian, pertnyaan yang sangat realistis tetapi belum dapat dijawab oleh Ilmu Ekonomi tersebut adalah dimana (Where) kegiatan itu harus dilakukan dan unutk memenuhi permintaan dimana? Pertanyaan ini sangat penting artinya Karena kondisi geografis dan tingkat upah buruh pada umumnya sangat bervariasi antara wilayah sehingga pemilihan alokasi juga menentukan tingkat efisiensi kegiatan produksi dan distribusi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, para ahli Ekonomi Regional mencoba memuaskan unsure lokasi dan tata ruang ke dalam analisa ekonomi. Hal ini selanjutnya mendorong timbulnya analisa Ekonomi Regional yang memfokuskan pembahasanya pada pengaruh lokasi dan tata ruang dalam pengambilan keputusan bidang ekonomi dan bisnis.

Setelah membahasa permasalahan ekonomi regional yang mana di dalamnya juga menjelaskan adanya ruang dalam analisa ekonomi, dan kita juga harus mengetahui peranan – peranan apa yang harus dipenuhi oleh ruang dalam analisa. Naaaah.. kita akan dapat informasi di bawah ini.

Peranan Ruang dalam Analisa Ekonomi

    Tidak dapat disangka bahwa adanya ruang (space) adalah merupakan kondisi yang nyata dan berlaku disemua Negara. Lebih labih lagi pada Negara yang mempunyai luas daerah cukup luas dan sangat bervariasi geografinya, aspek ruang menjadi sangat penting sekali dalam analisa ekonomi. Pada Negara yang demikian, pengambilan keputusan ekonomi perlu mempertimbangkan keuntungan lokasi dan pengaruh ruang ini secara eksplisit agar keputusan yang diambil realistis dan tidak salah. Hal ini tidak hanya berlaku pada Analisa Ekonomi Mikro.

Aspek ruang muncul dalam Analisa Ekonomi Regional dalam berbagai bentuk. Dalam analisa yang bersifat mikro, unsure ruang muncul dalam bentuk analisa lokas perusahaan (unit produksi), luas areal pasar, kompetisi antar tempat (Spatial Competition) dan penentuan harga antar tempat (Spatial Pricing). Sedngkan dalam analisa yang bersifat makro, unsure ruang ditampilkan dalam bentuk Analisa Konsentrasi Industri, Mobilitas Investasi, dan Faktor Produksi Antar Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Regional (Regional Growth), Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah (Regional Disparity) dan Analisa Pusat Pertumbuhan (Growth Poles). Walaupun untuk aspek tertentu sebenarnya wilayah juga dianalisa dalam Ilmu Ekonomi, tetapi kerangka analisa maupun kesimpulan yang dihasilkan adalah sangat berbeda. Karena itulah, dewasa ini Ilmu Ekonomi Regional telah dapat dianggap sebagai ilmu tersendiri dan merupakan cabang dari ilmu ekonomi secara keseluruhan.

Untuk dapat menghasilkan Analisa Ekonomi Regional yang kongkrit dan terukur, unsure ruang dapat ditampilkan dalam variable ongkos angkut yang sangat dipengaruhi oleh jarak yang ditempuh. Sedngkan jarak dianalisa umumnya dari lokasi bahan baku ke lokasi pabrik dan selanjutnya ke pasar, maupun dari daerah pemukiman ke pasar atau tempat kerja. Ongkos angkut tersebut dapat mempengaruhi biaya produksi maupun harga jual hasil produksi di pasar. Karena itu, variable ongkos angkut akan mempengaruhi penentuan produksi optimal (producer Equilibrium) maupun daya saing produk di pasar (Spatial Competition).

Variabel selanjutnyayang juga dapat mewakii unsure ruang dalam Analisa Ekonomi Regional adalah perbedaan struktur dan potensi social-ekonomi antar wilayah. Perbedaan karakteristik wilayah ini merupakan hal yang bersifat lumrah (natural) dan terjadi diseluruh Negara, baik yang sudah maju maupun edang berkembang. Hal ini dapat terjadi karena peredaan kandungan sumberdaya alam, tingkat kesuburan tanah maupun kondisi social budaya adalah struktur demografi dan tingkah laku masyarakat yang umumnya sangat bervariasi antar wilayah. Perbedaan struktur dan potensi wilayah ini sangat mempengaruhi analisa pertumbuhan ekonomi regional, analisa ketimpangan ekonomi antar wilayah dan analisa Pusat Pertumbuhan. Selanjutnya variable ini tentunya juga akan sangat mempengaruhi formulasi kebijaksanaan pembangunan dan perensanaan wilayah.

Variable lain yang juga sangat penting artinya dalam analisa Ekonomi Regional adalah Interaksi Sosial-ekonomi Antar Wilayah (Spatial Interaction). Interaksi antar wilayah ini dapat terjadi dalam 4 bentuk yaitu:

a.    Perdagangan antar daerah
b.    Perpindahan tenaga kerja atau migrasi
c.    Lalu lintas modal dan
d.    Distribusi inovasi antar wilayah (Spatial Distribution of Innovation).

Ketiga unsure pertama dapat diukur dengan menggunakan data yang tersedia, sedangkan unsure keempat memerlukan teknik pengukuran tersendiri dengan menggunakan metode statistic tertentu. Variable interksi social-ekonomi antar wilayah ini juga sangat penting artinya dalam analisa pertumbuhan ekonomi regional serta formulasi kebijaksanaan dan perencanaan pembangunan wilayah sebagai mana sudah disinggung di atas.

Contoh Masalah Perekonomian yang Masih Terjadi di Indonesia

contoh masalah perekonomian yang masih terjadi di Indonesia
Masalah Perekonomian - Pada berita ekonomi yang kami tulis pada artikel sebelumnya yang berisi bahwa Hatta Rajasa memiliki rasa bangga terhadap pergerakan perekonomian Indonesia. Dan hal itu memang benar dan tidak salah.

Namun di lain sisi sampai hari ini kita yang mungkin sedikit memperhatikan kondisi perekonomian negeri tercinta ini tentu mengetahui bahwa masih ada beberapa masalah perekonomian yang melanda masyarakat kita.Di dalam artikel ini kami bermaksud memberikan sedikit rangkuman tentang contoh - contoh masalah perekonomian yang masih terjadi di sekitar.


Berita Ekonomi : Hatta Rajasa Bangga Terhadap Perekonomian Indonesia

berita ekonomi hatta rajasa bangga terhadap perekonomian indonesia
Berita Ekonomi - Pada artikel kali ini adalah sebagai awal dari kami untuk mulai menyisipkan berita - berita ekonomi yang memang seperti anda ketahui bahwa selama blog ini kami buat, kami hanya menuliskan beragam informasi yang lebih mengarah ke teoritis tentang ekonomi. Dan kami yakin anda sebagai pembaca blog kami juga setuju jika kami mulai menyisipkan berita ekonomi terkini di blo gini, bukan?

Berita ekonomi kali ini mengenai Menteri Ekonomi kita, yaitu Hatta Rajasa berkata bahwa ekonomi Indonesia sekarang sedang memasuki masa keemasan. Hal itu diungkapkan beliau pada saat berlangsungya acara upacara pembuka Forum Bisnis Indonesia-Myanmar tepatnya di acara Yangon Myanmar Chamber of Commerce di Markas Yangon Myanmar, Rabu (2013/03/04) lalu.


Menjelang Era Globalisasi Ekonomi

menjelang era globalisasi ekonomi
Globalisasi Ekonomi - Pengertian globalisasi ekonomi adalah gabungan dari dua kata, yaitu globalisasi dan ekonomi. Globalisasi merupakan proses interaksi baik antar individu dan kelompok, tanpa harus terbatasi oleh batas suatu negara. Globalisasi mungkin terwujud kultur, Sains, serta globalisasi perekonomian.

Sebagian dikatakan bahwa globalisasi adalah proses alamiah dari interaksi antar manusia. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa globalisasi ini proyek yang dengan sengaja dibawa negara adikuasa.

Salah satu dari proses globalisasi yang merupakan ramai dibicarakan mengenai globalisasi ekonomi ini. Gobalisasi ekonomi adalah kondisi perekonomian global di mana aktivitas ekonomi ini terbuka tanpa adanya batas wilayah, dan daerah wilayah dengan salah wilayah ke wilayah lainnya.

Dampak Inflasi Pada Pertumbuhan Perekonomian Indonesia

Dampak Inflasi Pada Pertumbuhan Perekonomian Indonesia
Dampak Inflasi - Inflasi merupakan kenaikan harga secara bersamaan atau secara terus menerus dalam kurun waktu tertentu. Inflasi disebabkan karena munculnya tiga hal, permintaan meningkat sedangkan barang barang yang dicari terbatas, harga meningkat sedangkan produksinya minim, dan peningkatan jumlah produksi disertai dengan peningkatan permintaan. Dampak inflasi pada pembangunan perekonomian tentu ada. Apa efeknya?

Dampak dari Perekonomian Terhadap Inflasi

Beberapa dampak inflasi terhadap pembangunan perekonomian, sebagai berikut.

1. Investasi meningkat dan mengurangi produksi

Pada waktu inflasi, pemerintah dengan sengaja membuat kebijakan, bank menaikkan tingkat suku bunga dengan tujuan untuk banyak orang yang akan selamat, sehingga uang yang beredar dalam masyarakat akan menurun.